Selasa, 15 Oktober 2019

Qoutes “Jalaludin Rumi” #9



“Dengan cinta, yang pahit menjadi manis,
Dengan cinta, tembaga menjadi emas,
Dengan cinta, sampah menjadi jernih,
Dengna cinta, yang mati menjadi hidup,
Dengan cinta, raja menjadi budak,
Dari ilmu, cinta dapat tumbuh.
Pernahkah kebodohan menempatkan orang diatas tahta begini?”
(Jalaludin Rumi)

“Allah membalikkan kau
Dari satu perasaan ke perasaan yang lain
Dan mengajarkan melaui yang berlawanan,
Supaya kau memiliki dua sayap untuk terbang,
bukan satu”
(Jalaludin Rumi)

“Sejauh yang dapat kaulakaukan,
Janganlah menjejakkan kaki pada perceraian.
Allah berkata, “Dari segala yang dihalalkan,
Yang sangat ku Benci adalah perceraian” ”
(Jalaludin Rumi)

“Surga dikelilingi oleh segala hal yang tak kita sukai,
Apai neraka dikelilingi oleh yang kita senangi.”
(Jalaludin Rumi)

“Ketidak ramahan dari orang bijak
Lebih baik daripada kebaikan hati orang bodoh.
Nabi berkata ‘ Kebencian dari Kenaifan
lebih baik daripada rasa cinta
yang datang dari orang bodoh”
(Jalaludin Rumi)



Qoutes “Jalaludin Rumi” #8



“Jika pikiranmu dalah bunga mawar
Engkau taman bunga mawar,
Jika pikiranmu duri,
Kau adalah bahan bakar dalam tungku.”
(Jalaludin Rumi)

“Jika kau punya batu ujian, teruskanlah, pilihlah,
Kalau tidak, pergi dan mengabdilah
Kepada orang yang tahu segala perbedaan,
Kau harus punya batu ujian dalam jiwamu sendiri,
Atau jika kau tak tahu caranya,
Carilah orang yang tahu.”
(Jalaludin Rumi)

“Persis seperti hati yang menjadi bahagia
Ditempat yang hijau dengan tanaman
Yang sedang tumbuh,
Keakraban dan keramahan lahir bila jiwa kita jadi gembira”
(Jalaludin Rumi)


“Bila sakit karena cinta menambah keriangnamu,
Bunga – bunga mawar dan lili mengisi taman jiwamu”
(Jalaludin Rumi)

“Tiada soal rencana apa yang kaubuat,
Tiadaaa soal apa yang kau peroleh,
Pencuri tidak akan masuk dari sisi yang tak dijaga,
Maka tekunilah apa yang kaurasa benar-benar berharga
Dan biarkan pencuri mengambil sesuatu
Yang kurang berharga. ”
(Jalaludin Rumi)


Qoutes “Jalaludin Rumi” #7


‘Jika kau benar-benar kebingungan dan dalam kesulitan, sabarlah, karena kesabaran kunci kebahagiaan.”
(Jalaludin Rumi)


“Puasa adalah dasar pertama pengobatan,
Berpuasalah, dan ingatlah akan kekuatan ruhani.”
(Jalaludin Rumi)


“Dengan tangan Tuhan segala yang mustahil jadi Mungkin,
Karena rasa takut dan hormat kepada-Nya,
Orang beringaspun jadi tenang.”
(Jalaludin Rumi)



“Datang dengan tangan kosong kerumah eman-teman
Bagai pergi ke kilang tepung tanpa membawa gandum.”
(Jalaludin Rumi)


“Yang indah menarik yang indah.
Ketahuilah ini untuk memastikan.
Bacalah nas ini,
-Perempuan yang Baik untuk Laki-laki yang baik-
Di dunia ini segalanya Menarik.
Mereka yang ada didalam neraka
Akan menarik yang didalam neraka,
Mereka yang didalam Cahaya
Akan menarik yang didalam cahaya”
(Jalaludin Rumi)





Qoutes “Jalaludin Rumi” #6



“Cobalah menjadi orang miskin untuk satu atau dua hari
Dan dalam kemiskinan
Akan ditemukan kekayaan berganda”
(Jalaludin Rumi)

“Segala yang dibuat indah, cantik dan anggun
Dibuat untuk mata orang yang melahatnya”
(Jalaludin Rumi)

“Cinta adalah lukisan orang yang getir menjadi manis,
Sebab dasar semua cinta adalah kebajikan moral”
(Jalaludin Rumi)
“Nabi berkata bahwa Allah berfirman,
-Aku tidak bertempat diruang yang tinggi dan yang rendah,
Aku tidak berada dibumi dan langit.
Tapi aku berada didalam hati hambaku yang beriman.
Alangkah indahnya! Jika Engkau mencari Aku, Carilah aku disana.”
(Jalaludin Rumi)


“Dari semua hal yang perlu diketahui, persiapan dan perbekalan terbaik pada hari kematian,
Adalah pengetahuan tentang kemiskinan ruhani.”
(Jalaludin Rumi)


Qoutes “Jalaludin Rumi” #4



“Tuhan menciptakan kepedihan dan kesedihan
Supaya kebahagiaan memperlihatkan diri berlawanan.
Karena segala yang tersembunyi menampakkan diri
Dengan cara berlawanan,
Sedang Tuhan tidak berlawanan, Dia tersembunyi”
(Jalaludin Rumi)

“Berbicara dalam bahasa yang sama
Adalah kekeluargaan dan persamaan
Bila kita bersama mereka yang tidak kita percayai,
Kita seperti tawanan dalam rantai.
Banyak orang India dan Turki berbicara
Dalam bahasa yang sama,
Namun banyak pasangan orang Turki
Ternyata orang-orang asing.
Bahasa yang sama-sama dipahami memang khusus,
Kebersamaan hati lebih baik daripada kebersaan bahasa.”
(Jalaludin Rumi)

“Walaupun nasib seratus kali menghadang kita,
Akhirnya terpasang sebuah tenda buat kita disurga.
Itulah kemurahan Tuhan yang menggetarkan kita
Supaya menghantarkan kita kepada keselamatan.”
(Jalaludin Rumi)


“Jika kita menggali lubang untuk
Menjerumuskan orang kedalamnya,
Kita sendiri yang akan terjerumus kedalamnya.
Janganlah mengayam sendiri kempompong ulat sutera dan janganlah menggali lubang itu terlalu dalam.
Janganlah mengira si lemah tak punya pelindung
Dan ucapkan kata-kata dari Al-Qur’an,
-Kapankah pertolongan Allah akan datang?-”
(Jalaludin Rumi)


“Dengan kemauan, api menjadi air tawar,
Tanpa kemauan, air pun menjadi api.”
(Jalaludin Rumi)